Hiroshi Tada Shihan : Dan 9 Aikikai

Hiroshi Tada ShihanHiroshi Tada (多田 宏, ただ ひろし, Tada Hiroshi) yang lahir pada 13 December 1929 merupakan seorang pelatih aikido pemegang sabuk hitam Dan 9 Aikikai. Hiroshi Tada dimasa mudanya adalah anggota Waseda University karate club sebelum berlatihaikido di Aikikai Hombu Dojo dibawah asuhan Morihei Ueshiba di tahun 1948. Tada dikirimkan ke Roma, Italia di tahun 1964 dimana beliau mendirikan Italian central dojo di tahun 1966. Dia kembali ke Jepang pada tahun 1973 untuk kembali mengajar di Aikikai Hombu Dojo. Untuk melengkapi latihan aikidonya, beliau mengembangkan sistem pernafasan dan latihan meditatif yang dinamakan ki no renma (penanaman ki).

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Aikido Sensei, Preview Video Aiki, Teknik Aikido | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Ukemi : Cara Menerima Teknik

Dalam seni bela diri Jepang , uke (受け) adalah orang yang “menerima” suatu teknik.

Peran yang tepat bagi uke beragam diantara seni bela diri yang berbeda-beda dan seringkali senibela diri tersebut bergantung pada situasinya. contohnya dal bela diri aikido dan juga  judo kata, uke memulai serangan kepada rekanya yang kemudian akan bertahan. di tahapan awal berlatih jujutsu tradisional, siswa yunior biasanya akan berlaku sebagai uke. Pada seni bela diri bersenjata, uke seringkali adalah sang Guru yang diserang oleh siswanya.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Preview Video Aiki, Teknik Aikido | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Donovan Waite Shihan

Donovan Waite Shihan

Donovan Waite Shihan

Donovan Waite mulai berlatih aikido di tahun 1969, di umur yang sangat muda. Saat berusia 14 tahun, ia meraih sabuk hitan Dan 1 dari Ralph Reynolds sensei yang berafiliasi ke Katsuo Chiba Shihan di Birmingham, Inggris. Sejak saay itu, Waite mengahbiskan 37 tahun untuk mendalami Aikido. Selama masa itu, Waite berkesempatan untuk berlatih dibawah para instruktur Aikido terkemuka. Di tahun 1984, Waite menjadi murid Yoshimitsu Yamada Shihan; ketua dari United States Aikido Federation dan instruktur kepala di New York Aikikai. Selama 10 tahun, Waite menjadi Uchi Deshi (murid yang tinggal bersama guru) Yoshimitsu Yamada Shihan dan dia juga masih mengajar secara mingguan di New York Aikikai. Sejak tahun 1997, Donovan Waite Shihan telah menjadi instruktur kepala di Aikido Center City.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Aikido, Aikido Sensei | Tag , | Tinggalkan komentar

Hiden Mokuroku

hiden mokurokuDalam tradisi bela diri tradisional (koryu) seorang siswa yang dianggap telah mampu menguasai tradisi suatu sekolah bela diri, dan diperbolehkan mengajar tradisi sekolah tersebut, diberikan suatu sertifikat yang berisi pengajaran rahasia tradisi bela diri sekolah yang bersangkutan, yang disebut dengan hiden mokuroku.

Mokuroku ( 目録) adalah istilah dalam seni bela diri Jepang, yang digunakan oleh suatu koryu, untuk menyebut “suatu katalog” tentang tingkatan kemampuan pelatih seni bela diri yang telah menerimanya.

Mokuroku secara harfiah berarti katalog, namun makna dan implikasinya meluas lebih dari sekedar makna tersebut, yang membentuk bukti mandat dokumenter atas anggota suatu koryu yang menggunakannya. Mokuroku digunakan sebagai penunjuk tingkatan lisensi suatu seni bela diri, yang isinya berisi katalog kemampuan keterampilan si intstruktur.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Bela Diri Lain, Preview Video Aiki | Tag , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Toshishiro Obata: Samurai Aikijutsu

Toshishiro ObataToshishiro Obata (小幡利城) lahir pada tahun  1948 di Gunma prefecture, Japan, dan pendiri dari International Shinkendo Federation.

Obata belajar aikido dari Shioda Gozo di Yoshinkan Hombu Dojo, dan mempelajari seni pedang Nakamura Ryu, Ioriken Battojutsu, Toyama Ryu, Yagyu Shinkage Ryu, Kashima Shin ryu, Ryukyu Kobudo, dan seni bela diri lainnya. Di Jepangan Obata dikenal sebagai juara tameshigiri selama beberapa tahun dan memiliki hak sebagai shitoka (penguji pedang)

Obata pindah ke  Amerika pada tahun 1980 untuk mengajar dan mengembangkan seni pedangnya berdasarkan pengalamannya. Di tahun 1991 International Shinkendo Federation secara resmi berdiri. Federasi ini telah memiliki sekitar 60 dojo di seluruh dunia. Toshishiro Obata, sebagai pendiri Shinkendo disebut sebagai Obata Kaiso.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Bela Diri Lain, Preview Video Aiki, Tanpa Kategori | Tinggalkan komentar

Aikido Klasik

Aikido merupakan fenomena seni bela diri yang relatif baru di era pasca perang dunia ke 2. Pendiri dan para penyebar aikido mulai di kenal dan mendunia pada kurun waktu masa ini. Di muali dengan Morihei Ueshiba (pendiri aikido), para murid seniornya yang kemudian menjadi guru-guru yang mengembangkan gaya teknik dan pendekatan mereka masing-masing yang unik terhadap aikido. Di kemudian hari, pendekatan dan gaya tehnik para guru senior tersebut menjadi ragam aliran aikido tersendiri yang mendunia.

Dalam rekaman video classic bisa dilihat bagimana kiprah para guru aikido senior dalam mengembangkan tehnik dan menyebarkan aikido.

  • Morihei Ueshiba: Demonstration O-Sensei (sebutan untuk Morihei Ueshiba) di dojo Johoku tahun 1962.
  • Gozo Shioda: Pendiri Yoshinkan Aikido memberikan demonstrasi aikido ditahun 1958.
  • Koichi Tohei: Kelas di Aikikai Hombu dimana Koichi Tohei masih menjadi kepala pelatih di Aikikai Hombu Dojo pada tahun 1962. Tohei Sensei mengajar kelas dengan latihan “ki” yang kemudian diikuti dengan tehnik bebas. Di kemudian hari Koichi Tohei mendirikan style aikidonya sendiri dan mendirikan Shinshin Toitsu aikido.
  • Kisshomaru Ueshiba: Teknik Doshu ke 2 Aikikai Hombu dengan gerakan melingkar dan tehnik lembut, dimana banyak Shihan Aikikai terpengaruh oleh pendekatan tekniknya. Film diambil pada tahun 1962 di Aikikai Hombu Dojo.
  • Morihiro Saito: Rekaman ini diambil oleh NHK dan berlokasi di Iwama pada tahun 1973. Saito Sensei adalah  kepala pelatih di dojo Iwama dan penjaga Kuil Aiki dari tahun 1969 hingga meninggalnya pada tahun 2002.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Aikido, Aikido Sensei, Koleksi Video, Preview Video Aiki, Teknik Aikido | Tag , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Suwari Waza : Tehnik Bela Diri dalam Posisi Duduk

suwari waza

Tehnik bela diri dalam posisi duduk

Teknik pembelaan diri yang dilakukan dalam kondisi duduk di sebut suwari waza. Teknik ini memiliki runutan sejarah di masa lalu, dimana di masa feodal Jepang, ketika para tuan tanah (Daimyo) berkuasa, dalam pertemuan formal para samurai harus duduk seiza, atau bahkan berjalan dengan menggunakan lutunya untuk bergerak, ketika bersama dengan Daimyo. Secara teoritis, ini akan membuat seseorang lebih sulit untuk menyerang Daimyo. Namun cara duduk seiza ini adalah cara formal untuk menerima tamu, dan tidak semua tamu bisa dipercaya. Dalam posisi duduk pun, bisa saja seseorang menyerang dengan senjata.

Di masa kini teknik bela diri dengan cara duduk seiza masih dipertahankan dalam bela diri tradisional Jepang seperti aikido, aikijujutsu, atau beberapa aliran jujutsu lainnya. Tehnik ini memerlukan keluwesan bergerak dengan kedua lutut, baik bergerak kedepan kebelakang atau bahkan memutar tubuh, semuanya betumpu di atas lutut. Meskipun di masa modern perkelahian dalam posisi duduk bukanlah sesuatu yang umum, namun demikian latihan tehnik bela diri dengan cara duduk bisa melatih posisi tubuh, melatih seseorang untuk menggunakan pinggul, lutut dan kaki untuk bergerak leluasa.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Aikido, Koleksi Video, Preview Video Aiki, Teknik Aikido | Tag , , , , , , , , | Tinggalkan komentar